Profile Danil "Dendi" Ishutin - DOTA 2




Dendi adalah salah satu pemain DOTA 2 . Keahliannya dalam menggunakan skill, menentukan Timing, Ganking, Rune Control, Map control, serta pemilihan build item yang tepat membuat nya masuk dalam jajaran Pemain Dota 2 Terbaik Dunia.

Dendi merupakan pemain DOTA 2 dengan role Midlaner terbaik. Dendi memiliki signature hero Pudge ,  Tinker ,  Queen of Pain , Puck dan Invoker.


Name : Daniil Ishutin
Nickname : Dendi
Team : Natus Vincere (Na’Vi)
Date Of Birth : 30 Desember 1989
Home Town : Lviv
Country of Origin : Ukraine
Role : Solo, Semi Carry, Ganker
Signature Heroes : Pudge, Tinker, Queen Of Pain, Puck, Batrider , Invoker






Dendi awalnya memiliki hobi bermain piano, skill bermain piano Dendi dapat dibilang sangat baik dan luar biasa. Tapi ketika Dendi mengenal Dota, Dendi pun tak kuasa menahan minatnya untuk menggelutinnya lebih dalam dan memutuskan untuk menjadi pemain professional Dota. Awal perjalanan karir Dendi yaitu dengan bergabung dengan tim WG pada tahun 2008.

Awalnya Dendi masih belum mumpuni dan belum menonjol serta minim gelar, tapi Dendi tidak menyerah begitu saja dan akhirnya memutuskan untuk melangkah lebih jauh dan pergi bergabung dengan Ks.Int. 

Hanya sebentar di Ks.Int akhirnya Dendi berpindah lagi ke DTS-Gaming di bulan Oktober 2008. Pada masa itu MYM lah yang mendominasi era Dota, akhirnya Dendi memutuskan untuk keluar dari DTS dan kembali ke Ks.Int pada tahun 2009. Setelah ada berbulan-bulan berlalu bersama Ks.Int, Dendi keluar lagi dan kembali ke DTS dan ketika kembali ke DTS akhirnya Dendi mendapatkan beberapa gelar. 








Bagi Dendi bakat yang ada di dalam dirinya hanyalah 3% dan sisanya ada lah practice dan pengalaman yang dimilikinya selama bermain. Pada tahun 2011 bersama ArtStyle dan LightOfHeaven, Dendi memutuskan untuk bergabung dengan Natus Vincere (Na’Vi). 

Dan di tahun yang sama Dendi meraih banyak gelar bersama Na’Vi, dan yang paling membuat namanya dikenang adalah ketika Grand Final The International 2011 saat dimana Na’Vi bertemu dengan EHOME.

Semua orang mengingat benar bagaimana Dendi mendominasi game dengan Pudgenya. Dan akhirnya Dendi membawa Na’Vi sebagai juara The International 2011.



Previous
Next Post »
Thanks for your comment